BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Minggu, 09 Januari 2011

aku untukmu ketika tak seorang pun ada

ketika aku sibuk menunggumu yang semakin menjauh, waktu datang semakin cepat menghampiriku. Semakin keras pula aku mengejar apa yang ku inginkan, ku pahami saat itu  pula kamu semakin jaauh disana. Harus seperti apa lagi agar aku tetap kuat dengan segala macam tingkah lakumu yang semakin tak menganggapku ada, meski saja pesan pesan itu selalu datang menuju pesan masuk telepon genggamku. Menanyakan kabar dan apa yang sedang ku lakukan. hhhh... semakin lama tak hanya waktu yang lelah menunggumu, tetapi juga hati ini yang kian layu karna cintaku yang lemah.
Rasa ini semakin besar ketika aku harus segera memilih. Rasa ini sangatlah terlalu besar jika dibandingkan lelahku ketika menunggumu. Aku sudah di taraf paling tinggi di kehidupan asmaraku. Aku mencintaimu. Berlarilah bersamaku. Haruskah aku berteriak sekencang angin laut yang berhembus membawa nelayan ke tengah samudera untuk menyampaikan ribuan pesan padamu dariku. Sudahkah kau menerimanya? Sudahkah kau membacanya? Sudah tahukah kau sekarang siapakah orang yang sangat menginginkanku menjadi miliknya? dan, sudah tahukah kamu bahwa apa yang ku lakukan demi melupakanmu?

aku memilihnya sayang, iya, aku memilihnya dan bukan kamu. Tak tahan rasanya jika aku harus menahan rasanya menunggumu di depan layar kecil sahabat terbaikku.  Menanti tiap kata yang akan ku baca darimu yang entah saat itu akan menjadikanku senang, sedih ataupun kesal olehmu.

Aku tak kan lagi memaksamu untuk memilihku untuk menjadi bagian dari hidupmu, apapun alasannya. Ku biarkan saja kau yang  memulai kemudian yang mengakhirinya. Aku takkan bisa meninggalkannya yang akan berusaha menjagaku. Pahamilah, aku telah menipu banyak orang saat ini, ketika tak kau sadari getar di hati yang ku rasa kini semakin tak ku pahami. Aku tak kan pernah memahami apapun yang terjadi tentangmu dan perasaanmu. Aku rindu, aku rindu padamu...

dia yang selalu ku ingat
takkan pernah hilang dari relung jiwa
mengapa tak pernah dia sadari getar rasa dihati
yang ku rasa kini
takkan ku bina semua rasa cintaku padanya
walau apa yang kurasa cukup pedih dan membara
takkan ku paksa dirinya meberikan cintanya
karenaku tau dia takkan bisa tinggalkan cintanya...

takkan-ten2five

0 komentar: